Apa Bedanya CV (Curriculum Vitae) Dengan Resume

Apa Bedanya CV (Curriculum Vitae) Dengan Resume

Setelah 7 artikel terdahulu mengenai bagaimana menulis CL (Cover Letter)/surat lamaran yang benar dan mengesankan. Meskipun masih ada 30 an lebih tip-tip menghindari kesalahan fatal menulis surat lamaran, kini tibalah saatnya Anda menuliskan Curriculum Vitae atau CV Anda. CV sangat penting untuk Anda, karena melalui CV ini Anda dapat memberikan informasi tentang pengalaman kerja Anda atau jika Anda belum berpengalaman kerja, informasikan siapa diri Anda menyangkut apa yang sudah Anda lakukan selama ini di bangku sekolahan. Tapi tunggu dulu, apa bedanya dengan resume? Mungkin Anda bertannya-tanya apa bedanya CV dengan Resume? Untuk memutuskan apakah Anda perlu mengirimkan Resume atau CV diperlukan pemahaman mengenai keduanya. Ya…betul…penting untuk dipahami apa bedanya CV dan Resume.

Anda perlu memutuskan mana yang lebih tepat memenuhi atau menjawab kriteria yang diperlukan calon Employeer Anda, Manager Perekrutan, Agen Head Hunter, atau untuk beasiswa maupun program magang. Juga pertimbangkan siapakah yang akan membaca lamaran Anda? Sering dalam lowongan pekerjaan tidak mencantumkan apakah Anda perlu mengirimkan CV atau Resume. Jika Anda tidak yakin mana yang mereka perlukan, lebih baik Anda mencari tahu dengan mengontak mereka dan memastikan apakah mereka memerlukan CV atau Resume.

Secara garis besar, beda antara CV dengan Resume adalah:

Sebuah Resume adalah pengenalan secara umum dan ringkas dari pengalaman dan keterampilan yang berhubungan dengan karir tertentu atau posisi yang Anda incar. Dengan demikian resume haruslah cukup spesifik, menekankan kepada ketrampilan dan pengalaman spesifik Anda yang relevan dengan posisi yang Anda lamar. Resume ini harus tidak lebih dari 1 halaman saja, apalagi Anda seorang yang berpengalaman kerja kurang dari 5 tahun apalagi seorang fresh graduate. Ok…kalau begitu apa saja isi dari Resume seharusnya?

Sebaliknya, CV adalah gambaran yang cukup rinci dari prestasi hidup Anda, terutama yang paling relevan dengan bidang akademis. Dengan demikian, dokumen-dokumen ini memiliki kegunaan terbesar mereka dalam mengejar pekerjaan di akademisi atau penelitian. Karena peneliti akademis sering bekerja dan menyelesaikan banyak proyek dan tanggung jawab mengajar secara bersamaan, adalah bijaksana untuk memikirkan CV sebagai dokumen hidup yang akan perlu diperbarui sering. Sebuah CV khas untuk seseorang di tahap awal atau karir lulusan sekolah nya mungkin hanya dua atau tiga halaman panjang, sedangkan jumlah halaman dari peneliti lebih berpengalaman CV mungkin berpengalaman reserach lebih dari belasan topic. Di dalam CV maupun resume, informasi tentang ini biasanya disajikan secara kronologis waktu. Kemudian…apa saja isi dari sebuah CV?

Untuk itu anda perlu pelajari dari buku saya, 3 Langkah Sukses Dipanggil Wawancara Kerja

Buku ini memberikan informasi terpercaya mengenai bagaimana membuat surat lamaran yang efektif, yang mampu mendorong penyeleksi untuk memanggil anda interview. Untuk mendapatkan buku ini, anda bisa klik gambar di atas atau klik disiniOleh karena itu teruslah membaca buku ini sampai selesai. Karena semua yang Anda butuhkan untuk mendapatkan pekerjaan impian Anda ada di buku ini.

Selamat Berkarya, Semoga Sukses Selalu Menyertai Anda.

Ayo Kerja!!!

 

Salam Kerja,

Ir. Ery Prasetyawan, PMP, SICPM, Mpar

Official Partner JobsDB.com

Penulis Buku: 3 Langkah Sukses Mendapatkan Pekerjaan Idaman.

Leave a Reply

Close Menu
%d bloggers like this: