Benarkah Badan Susah Langsing Gara-Gara Malas?

Benarkah Badan Susah Langsing Gara-Gara Malas?

“Tambah gendut aja, Jeng? Makannya dikontrol, dong.”

“Apa? Ukuran baju Jeng XXL? Ga salah? Waduh, kudu mulai mikirin olahraga, tuh.”

“Sehari makan berapa kali, sih? Badan bisa segede gini.”

 

Iiih, kesal ga sih kalau ada orang yang komentar kaya gitu?

Pasti kesal dong ya.. Kesannya, orang gemuk itu karena banyak makan, tak bisa nahan nafsu, malas olahraga, malas jaga pola makan. Jadinya, kan, serba salah.

Hehehe, tenang, Ibu-Ibu… Tak perlu khawatir. Saya punya cerita, nih, yang bisa membuktikan kalau tubuh gemuk yang Ibu-Ibu alami bukan karena kemalasan Ibu-Ibu. Dari cerita ini juga, Ibu-Ibu akan tahu fakta tersembunyi tentang penyebab tubuh gemuk.

Nah, setelah Ibu-Ibu menyimak cerita ini, dijamin, deh, Ibu-Ibu ga akan lagi merasa serba salah. Plus yang utama, Ibu-Ibu akan tahu gimana solusi punya tubuh langsing dan sehat.

Jadi, sudah siap dengerin ceritanya?

Begini:

 Ada anak kecil namanya Ani. Ani anak terakhir dari 5 bersaudara.

Karena masih kecil, ia sering dianggap remeh di keluarga. Beda dengan kakak-kakaknya yang bisa utarain uneg-uneg, kemauan, dan protes, Ani cuma bisa nurut apa yang orangtua dan kakak-kakaknya mau. Pokoknya, kalau Ani ngomong sesuatu, kaya ga dianggap gitu, karena dipikirnya belum tahu apa-apa.

Suatu hari waktu pulang sekolah, Ani diganggu sama kakak kelasnya. Tasnya direbut, ya kan. Terus, isinya diacak-acak. Sudah gitu, Aninya sendiri juga dianiaya.

Nah kebetulan, kakak kelasnya itu badannya gede, kaya kakak-kakaknya. Jadi, dia ga bisa ngelawan.

Akhirnya, waktu kakak kelasnya udah pergi, Ani nangis sampai sesenggukan. Dalam hati ia bilang, “Aku harus besar supaya kuat dan aman.”

 

Tahu ga, Ibu-Ibu? Sejak kejadian itu, badan Ani beneran jadi gede!!! Sampai dewasa, badannya masih tetap gede. Cara apapun ga mempan buat ngecilinnya.

Kok bisa?

Bukan karena ia rakus atau malas olahraga, lho ya. Bukan pula karena ia tak bisa kontrol nafsu makan. Tapi, karena tubuhnya memang pingin ia gemuk.

 

Kalau tubuh sudah bilang gemuk, mau olahraga kaya gimana juga pasti balik lagi. Turun 10 kilo juga pasti balik lagi. Yang ada malah naik-turun kaya yoyo.

 

Nah Ibu-Ibu, penyebab Ibu-Ibu gemuk dan susah melangsingkan badan juga sama. Bukan karena Ibu-Ibu malas olahraga dan tak bisa kontrol nafsu makan, tapi karena…

 

 tubuh Ibu-Ibu pingin supaya Ibu-Ibu gemuk.

 

“Saya ga ngerasa pingin jadi gemuk, kok.”

Saya paham Ibu-Ibu tak pingin jadi gemuk. Justru kebalikannya, Ibu-Ibu pingin banget langsing. Yang pingin Ibu-Ibu jadi gemuk itu tubuh Ibu-Ibu. Ya, tubuh Ibu-Ibu yang dikendalikan pikiran bawah sadar. Segala sesuatu yang dikendalikan pikiran bawah sadar tak selalu bisa kita sadari atau ketahui. Itulah kenapa, Ibu-Ibu tak tahu kalau tubuh Ibu-Ibu pingin supaya Ibu-Ibu gemuk.

susah langsing

“Tapi saya kok ngerasa memang malas olahraga, ya? Apalagi kalau disodorin makanan yang enak-enak…huuuuh kagak nahan….”

Meskipun Ibu-Ibu merasa gagal diet gara-gara malas olahraga, tapi sekali lagi penyebabnya bukan karena Ibu-Ibu malas. Yang bikin Ibu-Ibu jadi malas itu badan Ibu-Ibu sendiri. Iya, badan Ibu-Ibu yang pingin Ibu-Ibu tetap gemuk.

 

Kalau badan sudah bilang gemuk, yang ada Ibu-Ibu jadi malas-malasan. Malas olahraga, malas jaga pola makan, dan gampang tergoda makanan enak penyebab kegemukan.

 

Itulah kenapa meskipun Ibu-Ibu sudah berencana mau olahraga rutin, berencana mau makan sehat tetap saja akhirnya “mager” alias malas gerak. Saat Ibu-Ibu berusaha diet, badan akan bilang: “Saya ga suka kamu diet. Saya ga suka kamu kurus. Sudah, sekarang ayo makan yang banyak!”

Dan Ibu-Ibu pun makan banyak, tak bisa kontrol nafsu makan. Walhasil, diet pun gagal.

Sekarang, Ibu-Ibu sudah tahu, kan, kenapa nurunin berat badan itu susah banget? Bukan karena malas dan ga bisa kontrol nafsu makan, tapi karena…. BADAN PINGIN KITA TETEP GEMUK.

 

“Ok, saya paham. Tapi, yang jadi pertanyaan:

Kenapa badan saya pingin saya gemuk?”

 

Ingat cerita Ani? Sejak kejadian dia digangguin kakak kelasnya, badan Ani pingin Ani jadi gemuk. Tujuannya apa? Supaya Ani aman, ga digangguin dan diremehin orang lain.

Nah, kenapa badan Ibu-Ibu pingin Ibu-Ibu tetap gemuk? Jawabannya: supaya Ibu-Ibu aman. Karena menurut badan Ibu-Ibu, kalau tubuh gemuk tak bakalan ada yang berani gangguin.

“Tapi kenapa badan saya bisa berpikiran seperti itu?”

Karena mungkin dulu waktu Ibu-Ibu masih kecil, Ibu-Ibu pernah mengalami kejadian yang membuat tubuh Ibu-Ibu menyimpulkan kalau gemuk itu aman. Kejadiannya mungkin mirip yang dialami Ani.

Atau, bisa juga mirip yang saya alami. Waktu masih kecil, nenek saya, yang kebetulan badannya gede suka cerita tentang masa mudanya. Beliau bercerita saat masih muda beliau sering keluar masuk hutan buat ngumpulin kayu. Ketemu binatang buas sudah biasa.

Saya senang banget dengerin cerita itu. Cerita itu bikin saya pingin punya tubuh besar supaya hebat seperti beliau. Hasilnya benar saja, perlahan tapi pasti tubuh saya jadi gemuk besar. Meski sudah coba macam-macam diet, tetap saja hasilnya gendut lagi.

susah langsing

Jadi paham, ya, badan bisa menyimpulkan kalau gemuk itu aman karena kita pernah mengalami kejadian tertentu yang membuat badan menyimpulkan seperti itu.  Kejadian itu bisa tumpang tindih dari satu atau lebih kejadian yang kita alami di usia kecil kita, usia remaja bahkan di usia dewasa saat ini.

Selama badan masih berpikiran yang sama, masih menganggap kalau gemuk itu aman, maka mau diet ketat gimana pun juga tak akan bisa berhasil!!!

 

Waduh, kalau gitu gimana dong supaya bisa langsing?

 

Supaya diet berhasil, kita harus mengubah pandangan itu. Pandangan kalau GEMUK ITU AMAN harus DIGANTI jadi LANGSING ITU AMAN.

Tapi cara menggantinya tak sembarangan, lho ya, karena yang punya pandangan seperti itu bagian dari diri kita yang tersembunyi di sisi terdalam. Ada metode tersendiri untuk menggantinya.

Metodenya gimana?

susah langsing

Selama bertahun-tahun punya tubuh gemuk, saya penasaran gimana supaya bisa nurunin berat badan dan mempertahankannya ga naik-turun lagi.

Saya pun mulai baca banyak buku yang berkaitan sama diet, sampai akhirnya ketemu teori pikiran yang menjelaskan banyak tentang kegemukan.

Dari teori-teori itu, saya tertarik buat mendalami hipnosis, hipnoterapi, Neuro Linguistic Programming (NLP), behavior therapy, dan masih banyak lagi…supaya apa? Supaya bisa menemukan cara untuk melangsingkan badan.

Akhirnya, setelah pencarian bertahun-tahun, saya berhasil memformulasikan sebuah metode diet yang saya namakan Mind Detox Program (MDP), sebuah metode yang aman, ringan dijalankan, dan bisa membantu saya mempertahankan berat badan ideal.

 

Prinsip kerja Mind Detox Program adalah:

 

Kalau tubuh punya “alasan” untuk mempertahankan berat badan berlebih, maka supaya bisa langsing, tubuh juga perlu “alasan” mengapa ia harus langsing.

 

Dengan menerapkan metode itu, berat badan saya turun 12 kilogram hanya dalam 3 bulan dan bertahan sampai sekarang!!!

Singkat cerita, karena keberhasilan saya, saya pun memberanikan diri mengajarkan metode MDP ke banyak orang. Hasilnya, banyak dari mereka yang sukses menurunkan berat badan juga.

Seneng banget rasanya bisa punya tubuh ideal yang sudah bertahun-tahun saya impikan. Lebih seneng lagi waktu melihat orang-orang terbantu sama metode MDP.

Nah, kalau Ibu-Ibu ingin bisa melangsingkan badan, Ibu-Ibu juga bisa menerapkan program MDP, lho. Caranya mudah, buku The Art of Slimming for 40+ akan membantu Anda mendapatkan tubuh yang langsing dan ideal dengan metode yang efektif, yakni dengan memanfaatkan potensi dalam diri anda yang selama ini belum Anda gunakan, untuk menghilangkan akar masalah kegemukan Anda sampai tuntas.

 Untuk memberli buku The Art of Slimming for 40+, silakan klik gambar diatas atau klik disini.

Penulis:

Elly Wijaya, Founder of SMART SLIM INDONESIA dan trainer seminar The Art of Slimming.

Dari pengalaman klinis dan studi literatur, Elly menemukan bahwa kegagalan program diet tidak semata-mata karena kuat-lemahnya niat dan keinginan yang bersangkutan untuk langsing. Sebagai makhluk multidimensi yang tidak hanya terdiri dari aspek fisik saja, hambatan penurunan berat badan lebih sering bersumber pada masalah emosi dan pikiran.

Lewat metode yang diformulasikannya, Elly berhasil menurunkan berat badan 12 kg hanya dalam 3 bulan dan berhasil membantu banyak orang mendapatkan tubuh ideal yang mereka impikan.

 

Leave a Reply

Close Menu
%d bloggers like this: