Bagaimana Seorang Auditor yang Juga Dosen dan Mahasiswa S3 bisa Menghabiskan Buku, Jurnal Ilmiah, dan Dokumen-Dokumen Audit di Tengah Kesibukan tanpa Perlu Begadang




Inilah kisah Uthama Lubis. Sebagai seorang dosen dan mahasiswa, tentu tuntutan belajarnya sangat tinggi.

“Kalau satu mata kuliah saja ada 2 buku yang harus dipelajari dalam seminggu, artinya kalau saya ambil 4 mata kuliah saya harus baca 8 buku dalam seminggu.

Kalau hitung-hitungan akal sehat jelas nggak mungkin, apalagi bukunya tebal-tebal.” demikian tuturnya.

Awalnya ia mensiasati tuntutan belajar yang tinggi itu dengan membagi 8 buku dalam 7 hari, di mana hari Minggu ia libur membaca.

Jadi, per hari ia membaca kurang lebih 1,5 buku. Tapi efek sampingnya, ia harus begadang dan pemahaman yang ia dapatkan pun tidak mendalam. “Yang penting selesai baca, catat dan kumpulkan.”

Itu baru satu aspek, sebagai mahasiswa. Belum lagi ia juga bekerja sebagai auditor yang harus mempelajari puluhan bahkan ratusan dokumen audit.

Awalnya, tak ada jalan lain selain harus begadang hampir setiap malam untuk mempelajari dokumen-dokumen tersebut.
Titik Balik

Semua itu berubah ketika ia mengenal metode Bacakilat, sebuah metode membaca berdasarkan Brain-Based Learning yang ditemukan oleh Agus Setiawan.

Ia mengaku setelah menerapkan metode Bacakilat, ia bisa menghabiskan buku dengan ketebalan 300 halaman lebih hanya dalam 1 jam. Bahkan pernah ia menghabiskan buku hanya dalam 30 menit.

Dan uniknya, meskipun bacanya cepat tapi pemahamannya tidak berkurang malah mendalam.

Bukan hanya itu, 1 jam itu pun sudah termasuk membuat Mindmap untuk mencatat bagian-bagian yang penting.
Di Aspek Pekerjaan

Lalu bagaimana dengan tuntutan untuk mempelajari dokumen audit?

Simak penuturannya berikut ini:

“Kalau kita ngaudit itu kan selain lapangan kita juga harus baca dokumen. Dokumennya juga cukup banyak. Satu perusahaan saja bisa puluhan bahkan ratusan dokumen.

Itu harus diselesaikan dalam waktu kurang lebih 4-5 hari.

Sebelum ikut Bacakilat, kalau mau ngaudit sudah kebayang wah ini harus begadang 4 hari nih.

Tapi setelah ikut Bacakilat Alhamdulillah sudah nggak pernah begadang lagi dan kualitas reportnya pun nggak berkurang, malah lebih baik dari sebelumnya.”
Menghadapi Komplain LSM

Bukan hanya itu, sebagai auditor di bidang kehutanan ia banyak menerima komplain dari masyarakat dan LSM terkait lingkungan.

Ia mengaku metode Bacakilat sangat membantu dalam menghadapi komplain tersebut.

“Kebetulan saya kan auditornya bidang kehutanan. Sering tuh dikomplain masyarakat dan LSM, di mana seringnya mereka komplain nggak langsung saat saya masih di lapangan.

Setelah hasil audit di-publish di website (sekitar 2-3 bulan setelah kerja lapangan) barulah mereka complain.

Jadi seringkali saya sudah lupa ini perusahaannya yang mana, siapa yang ngaudit.

Tapi setelah ikut Bacakilat, saya masih ingat kasusnya bagiamana, peristiwanya apa, di mana, dan kapan. Dan saya pun punya Mindmap-nya juga sehingga mudah menjelaskan ke pihak-pihak yang complain tadi.”

Demikian bagaimana ia bisa meng-handle tuntutan belajar yang tinggi di tengah kesibukannya sebagai auditor, dosen, dan mahasiswa tanpa perlu begadang dan mengurangi jam tidur.
Mengajak Anak
Merasa sangat terbantu dengan metode Bacakilat, ia pun mengajak anaknya untuk belajar Bacakilat juga.

Bermula ketika ia membacakilat buku dan anaknya terheran-heran karena melihatnya membolak-balik buku dengan cepat tanpa membacanya.
Ya, untuk diketahui, salah satu langkah Bacakilat yang membedakan metode ini dengan metode konvensional adalah membalik-balik buku 1 halaman per detik untuk memasukkan semua isi buku ke pikiran bawah sadar.

Dengan langkah ini, maka isi buku langsung masuk ke otak tanpa perlu mengulang bacaan 6 kali seperti pada metode konvensional.

Kebetulan, founder Bacakilat Agus Setiawan berkolaborasi dengan salah satu alumni Bacakilat Juni Anton mengadakan pelatihan Bacakilat untuk siswa sekolah, yang dikenal dengan workshop Bacakilat For Students.

Setelah mencari jadwal yang cocok, ia pun mendaftarkan anaknya untuk mengikuti pelatihan Bacakilat For Students ini.

Hasilnya, prestasi anaknya pun meningkat.

"Kalau dulu ada sedikit nilainya 70, mayoritas 80an, dan ada yang 90 ke atas. Setelah ikut Bacakilat, ujian semester kemarin nilainya hampir 90 semua.
Dan saya lihat juga belajarnya nggak lebih dari yang sebelumnya. Yang biasanya ngerjain PR sampai jam 10 malam. Malahan kalau kemalaman sering saya suruh tidur.

Sekarang, belum disuruh tidur sudah selesai belajarnya. Dan hasilnya pun lebih bagus dari sebelumnya.”

Demikian bagaimana metode Bacakilat juga membantu anaknya meningkatkan prestasi di sekolah.
So, Apa Sih Sebenarnya Bacakilat Itu?

Bacakilat adalah teknik membaca yang bisa membuat kita mencapai 100% tujuan membaca kita dengan pemahaman tinggi dalam waktu kurang dari 2 jam.

Berbeda dengan metode konvensional dan speed reading yang hanya memanfaatkan pikiran sadar, Bacakilat memanfaatkan pikiran sadar dan pikiran bawah sadar.

"Dengan metode konvensional yang hanya memanfaatkan pikiran sadar, kita perlu mengulang bacaan 6 kali. Barulah isi buku masuk ke otak.

Sedangkan dengan Bacakilat, kita cukup baca sekali, isi buku sudah 'terserap' ke dalam otak."

'Terserap'?

Ya, 'TERSERAP'! Karena bukan hanya kita selesai baca kemudian lupa dengan apa yang sudah kita pahami, tapi dengan teknik bacakilat, pemahaman yang kita dapatkan akan tersimpan di dalam memori kita selamanya dan akan bisa diingat kembali kapan pun kita membutuhkannya.
10 tahun yang lalu, founder Bacakilat Agus Setiawan mengenalkan metode ini kepada masyarakat luas.

Hingga sekarang lebih dari 7.682 orang telah menjadi alumni.
Dan 7 tahun yang lalu, berkolaborasi dengan Juni Anton, Agus mendesain teknik ini sedemikian rupa cocok untuk siswa sekolah.
Sampai sekarang, sudah lebih dari 4000 siswa di berbagai kota di Indonesia belajar teknik ini dan meraih prestasi cemerlang, salah satunya anak Uthama Lubis.

Bayangkan jika Anda & anak Anda menguasai metode belajar efektif ini…. Kemajuan seperti apa yang akan keluarga Anda capai?
Kabar Baik untuk Anda & Anak Anda: Belajar Bacakilat tanpa Ikut Workshopnya
Kabar baiknya, sekarang Anda dan anak Anda bisa menguasai metode Bacakilat hanya dengan membaca buku “Bacakilat 3.0: Hacks the Way You Read” dan buku “Bacakilat For Students: The Smart Learning Strategy.”


Kedua buku ini berisi 100% materi workshop Bacakilat dan Bacakilat For Students mulai dari:

  1. Penjelasan ilmiah cara kerja metode Bacakilat,
  2. Langkah-langkah melakukan Bacakilat,
  3. Penerapan Bacakilat pada berbagai tipe buku dan tulisan, dan
  4. Bagaimana melatih dan membiasakan metode ini sampai mahir.
Penawaran terbatas ini hanya berlaku sementara. Besok mungkin sudah tidak berlaku lagi…

Sebenarnya, sejak hak cipta kedua buku ini kami tarik dari penerbit sebelumnya (Gramedia), kami memutuskan untuk hanya mengedarkan kedua buku ini kepada para peserta pelatihan.

Tapi karena kebutuhan yang tinggi akan metode belajar yang efektif, maka kami putuskan untuk mengenalkan buku ini kepada masyarakat luas.

Namun jika ternyata respons masyarakat rendah, maka kami akan menarik kedua buku ini kembali hanya untuk orang-orang yang benar-benar serius ingin melejitkan kemampuan belajar keluarganya.

So, jika kemampuan belajar yang efektif penting untuk kehidupan Anda dan keluarga Anda, maka jangan lewatkan kesempatan ini.
Berapa investasi untuk mendapatkan paket kedua buku ini?

Harga Normal buku “Bacakilat 3.0: Hacks the Way You Read”:
Rp 125.000

Harga Normal buku “Bacakilat For Students: The Smart Learning Strategy”: Rp 94.500

Total Harga Normal: Rp 219.000 >>> Spesial untuk Anda yang memesan paket 2 buku ini: Rp 194.000 <<< (BELUM TERMASUK ONGKOS KIRIM)

Anda juga akan mendapatkan 6 bonus berikut ini:

  1. Voucher Workshop Bacakilat 3.0 senilai: Rp.500.000
  2. Voucher Workshop Bacakilat For Students senilai: Rp. 500.000
  3. Video Pre-Workshop Bacakilat 3.0 (dikirim via email)
  4. Video Pre-Workshop Bacakilat For Students (dikirim Via Email)
  5. Video Ultimate Reading Basic Course Bacakilat
  6. Video Tutorial Tieknik Bacakilat For Students
Catatan:
  • Tombol ini akan membawa Anda ke halaman checkout aquarius.id
  • Segeralah isi data Anda, dan pastikan data Anda valid, supaya buku dan bonus-bonus bisa terkirim dengan akurat
  • Buku akan dikirimkan maksimal 4 hari setelah pembayaran diterima
  • Jangan lupa untuk selalu cek email secara berkala, karena kami akan mengirimkan email-email yang akan berdampak dalam hidup Anda, ke alamat email yang telah Anda daftarkan. 
Satu Lagi…

Khusus bagi yang sudah melakukan order, kami akan mengirimkan tips-tips, webinar, dan video seputar belajar dan membaca buku ke email Anda.
Untuk itu, cek email Anda secara berkala.

Apa kata mereka yang telah membaca buku “Bacakilat 3.0” dan buku “Bacakilat For Students”?

“Bacakilat merupakan teknik yang bisa mengubah hasil dari tidak selesai menjadi menguasai buku. Membantu meningkatkan budaya membaca Indonesia.” -Moh. Syarif Bando, Kepala Perpustakaan Nasional Indonesia-
“Pekerjaan sebagai jurnalis membuat saya mencari-cari cara untuk memaksimalkan kemampuan belajar.Bacakilat menurut saya salah satu solusinya.Efek positif yang paling terasa adalah saya merasa cepat mendapatkan ide ketika menulis maupun menyusun konsep terkait pekerjaan saya.” -Fitra, Jurnalis-
“Bacakilat yang pakai Mind Technology ini memang lebih nyaman dibanding Speed Reading. Matanya santai karena gak dipaksa baca cepat sambil dipahami. Bacakilat memang ampuh!” -Aldian Prakoso, Founder dari Mantra Uang-
“Bacakilat with Mr. Agus Setiawan: metode yang disampaikan sangat mudah dipahami dan aplikatif.Langsung dipraktikkan dan langsung merasakan hasilnya. Dalam 1 jam bisa langsung dipresentasikan.Mantab dan Keren!” -Benny Nugrahan-
“Bacakilat sangat mudah dipelajari. Manfaatnya sangat banyak, di antaranya waktu membaca membaca yang jauh lebih singkat, dan isi lebih mudah masuk ke otak.” -Elra Safarina Pramesti, Pelajar-
“Kak Anton, aku mau lapor, nih. Alhamdulillah aku dapat menghargaan sebagai Mahasiswa Berprestasi dengan IPK 4.00.
Makasih banyak ya, Kak. Bacakilat bener-bener ngebantu banget sampe sekarang.” -Lani, Mahasiswa-
“Kemarin masa-masa UN kelas 3 SMA sering pake Bacakilat. Terus total nilai UN saya 505. Kalau dirata-ratain, sekitar 84,5. Peringkat ke-5 seangkatan IPS. Terus, saya diterima di Universitas Indonesia, jurusan Ilmu Administrasi Fiskal, semacam Perpajakan di STAN.Masuknya lewat undangan alias bebas test.” -Dina-
“Aku lolos SBMPTN, Pendidikan Dokter UNS. Nilai UN 54,3. Dengan Fisika 10. Terima kasih ya Kak, buat Bacakilat-nya.” -M. Musthafa H, Mahasiswa-
(100 pre-order pertama akan mendapatkan buku yang ditandatangani oleh Founder Bacakilat, Agus Setiawan.)